Efek Negatif Penggunaan Ponsel Terhadap Kesehatan Tubuh

Seperti yang kita ketahui dampak dari penggunaan ponsel sehari hari akan berpengaruh terhadap kesehatan kita, berdasarkan fakta dan penelitian selama ini ditemukan 4 dampak negatif karena paparan radiasi ponsel terhadap kesehatan kita, antara lain:

Otak Mengalami Degenerasi (Lemah Otak)
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti Swinburne University of Technology’s Brain Sciences Institute di Melbourne, Australia menyimpulkan bahwa para pengguna ponsel yang sering menggunakan telepon cenderung akan mengalami perbaikan memori, namun kurang cepat tanggap dalam merespon sesuatu yang terjadi di sekitarnya.

Studi menunjukkan bukti respon yang lamban pada partisipan yang melakukan reaksi sederhana dan reaksi yang lebih kompleks, seperti memberikan respon saat diminta memilih lebih dari dua alternatif.

Para pengguna ponsel, terutama yang menggunakan ponsel dalam kapasitas berlebihan cenderung mengalami penurunan atau perubahan sistem yang cukup berarti dibanding mereka yang menggunakan ponsel seperlunya. Namun dalam studi penelitian tersebut, peneliti tak menemukan dampak ponsel pada gangguan kesehatan, meskipun diakui studi ini tak memfokuskan pada konsekuensi kesehatan, tapi lebih ditekankan pada fungsi kerja otak.

Baca juga : obat kanker otak alami

Penuaan Dini
Setelah beberapa waktu sebelumnya radiasi ponsel pernah dinyatakan memicu kanker otak, kini sebuah riset tengah menyatakan pengaruh radiasi ponsel terhadap kesehatan kulit. Dalam penelitian tersebut, ditemukan bahwa radiasi ponsel menyebabkan tingkat sel kulit berubah, seperti menimbulkan kerutan pada kulit, meskipun sampai saat ini masih belum bisa dipastikan pengaruhnya pada kesehatan. Sel sel kulit tersebut mengalami banyak perbedaan ketika mereka tetap berada di badan dibandingkan kondisi lingkungan laboratorium.

Resiko Kesehatan Terhadap Anak Anak
Tingkat radiasi yang terdapat pada ponsel dapat menyebabkan munculnya sel abnormal pada otak anak anak yang sedang dalam tahap pertumbuhan, tentunya ini sangat beresiko munculnya sel kanker otak, ditambah apabila sang anak memiliki bawaan gen kanker dari orang tuanya.

Menurunnya Kesuburan Pria
Efek samping dari radiasi handphone juga berpengaruh pada tingkat kesuburan pria, menyimpan handphone di saku celana, atau dimasukkan dalam sarung kecil kemudian digantung di pinggang, maka produksi sel sperma bisa berkurang hingga 30 persen.

Dalam penelitian yang pernah dilakukan, mengambil sampel sel sperma 221 pria, dan mengamati perilaku keseharian mereka dalam menggunakan ponsel. Ditemukan adanya efek berbahaya antara penggunaan ponsel bahkan jika hanya di set dalam posisi standby dengan berkurangnya kualitas serta kuantitas sperma.
Selain meningkatkan resiko terkena kanker otak, ternyata banyak juga efek negatif lain yang ditimbulkan oleh penggunaan ponsel. Mulai sekarang bijaklah dalam menggunakan ponsel.

Terapi Hormon Untuk Penderita Kanker Prostat

Salah satu pengobatan kanker prostat adalah dengan terapi hormon yang bertujuan untuk menurunkan kadar hormon pria (androgen), karena dari hormon androgen inilah membuat sel sel kanker prostat menjadi tumbuh dan berkembang. Sumber utama tubuh yang menghasilkan hormon androgen berasal dari testis.

Dengan menurunkan kadar androgen akan membuat kanker prostat menjadi lebih kecil atau pertumbuhannya menjadi lebih lama karena tidak mendapatkan suplai makanan dari hormon tersebut. Dengan terapi pengobatan hormon androgen pertumbuhan sel kanker dapat di kontrol, tetapi tidak dapat menyembuhkan kanker itu sendiri.

Mungkin saja dokter anda menyarankan untuk melakukan perawatan, dan biasanya dokter hanya bisa mengontrol kanker prostat yang telah menyebar ke bagian lain dari tubuh dengan terapi hormon. Hasilnya dalam jangka waktu tertentu kanker tidak akan tumbuh, bahkan bertahun tahun, namun sebagian kecil kanker prostat ada yang tumbuh meskipun sudah tidak ada hormon androgen pada pria.

Terapi hormon sering digunakan dalam pengobatan kanker prostat, jika:

Penderita tidak ingin melakukan pembedahan atau pun radiasi untuk pengobatan kankernya.
Pria yang memiliki risiko tinggi untuk mengalami kekambuhan biasanya bersamaan dengan radioterapi.
Kanker prostat telah menyebar ke organ lain atau pada kasus kanker sering kambuh.
Digunakan sebelum dilakukan tindakan pembedahan atau radioterapi dengan tujuan untuk mengecilkan kankernya.

Penggunaan obat obatan untuk terapi hormon pada pengobatan kanker prostat antara lain:

  • Agonists luteinizing hormon – hormon dilepaskan (LHRH): obat ini dapat mencegah testis membuat testosteron. Adalah leuprolid dan goserelin.
  • Antiandrogens: Obat ini dapat memblokir aksi hormon laki-laki. Contoh adalah flutamide, bicalutamide, dan nilutamide.
  • Obat lain: beberapa obat dapat mencegah kelenjar adrenal membuat testosteron. Adalah ketoconazole dan aminoglutethimide.

Silahkan baca info penting tentang obat kanker prostat herbal.

Efek samping yang dihasilkan dari obat obatan tersebut adalah mual dan muntah, impotensi, hot flashes, hilangnya hasrat seksual, dan tulang yang lebih lemah, osteoporosis, gangguan hati, dan ginekomastia (pembesaran payudara).
Tentu setiap cara pengobatan yang ditempuh memiliki efek samping dan resiko tersendiri, oleh karena itu mulailah menjaga kesehatan anda sejak dini agar terbebas dari bahaya kanker prostat yang mengancam.

Jenis Operasi Yang Dilakukan Kepada Penderita Miom

Tindakan operasi merupakan salah satu tindakan medis untuk mengobati penyakit miom dengan membedah bagian tubuh apabila gejala yang ditimbulkan akibat penyakit tersebut semakin parah dan pengobatan dengan menggunakan obat-obatan medis tidak berhasil.

Tindakan operasi miom yang biasanya dilakukan untuk mengatasi miom ada 3 jenis operasi, berikut mengenai jenis operasi tersebut:

  1. Bedah histeroskopi. Ini adalah prosedur mengangkat miom melalui vagina dengan menggunakan peralatan operasi kecil. Langkah ini tidak memerlukan adanya penyayatan, proses pengangkatan miom dilakukan melalui vagina. Cara ini cocok bagi wanita yang masih ingin memiliki anak di masa mendatang.
  2. Miomektomi. Prosedur ini dilakukan untuk mengangkat miom yang berada pada dinding rahim. Operasi ini dilakukan apabila Anda masih ingin memiliki anak. Meski begitu, operasi ini sangat bergantung pada ukuran, jumlah, dan letak miom pada rahim. Operasi jenis ini tidak bisa diterapkan pada segala jenis miom. Cara ini cukup efektif mengatasi miom, meski ada kemungkinan miom dapat kembali dan akan diperlukan operasi lanjutan.
  3. Histerektomi. Prosedur ini adalah operasi pengangkatan seluruh rahim yang akan disarankan, antara lain jika miom yang ada cukup besar, terjadi pendarahan yang banyak, dan Anda tidak ingin memiliki anak lagi. Cara ini sangat efektif dalam mencegah kembalinya miom di masa mendatang.

Namun sebelum anda mengambil keputusan untuk memilih operasi untuk menghilangkan penyakit miom yang anda derita alangkah lebih baik apabila anda menanyakan kepada dokter spesialis kandungan tentang manfaat dan resiko yang akan dihadapi ketika memilih prosedur operasi tertentu.

Baca juga obat alami miom yang ampuh dan aman.

Selain memiliki resiko atau efek samping tindakan bedah operasi miom juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit tergantung dengan jenis operasi yang dipilih serta berbagai faktor lainnya.

Sebagai gambaran dari beberapa sumber yang kami dapatkan biaya operasi miom tahun 2015 yang diperlukan ialah 7 juta rupiah sampai 20 juta rupiah. Bahkan dari sumber lainya menyebutkan biaya yang dihabiskan untuk melakukan operasi miom mencapai angka kurang lebih 38 juta rupiah dengan rincian :

  • Biaya operasi laparatomi dengan pilihan kamar VIP adalah 32 juta rupiah.
  • Biaya test lab sebelum operasi hampir 5 juta rupiah.
  • Biaya konsultasi sebelum operasi 750 ribu rupiah.

Demikian pembahasan tentang jenis jenis operasi yang biasa dilakukan kepada penderita miom yang sudah parah, karena itu sedini mungkin lakukan tindakan pencegahan dengan mengkonsumsi obat herbal dan terapi kesehatan untuk menghindari biaya yang harus dibayar mahal melalui proses operasi apabila sudah terlanjur parah.